Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Trawas, Mojokerto

Wisata Trawas - Apa sih yang pertama kali terlintas dalam pikiran kalian saat mendengar kata Trawas? Pemandangan alamnya yang selalu memanjakan mata, kulinernya yang mampu memanjakan perut, atau obyek wisata yang bikin liburan makin seru, mungkin jadi beberapa hal yang mengingatkanmu tentang Trawas.

pesona wisata trawas mojokerto
sumber foto : Instagram/adieast

Letak geografis Kecamatan Trawas yang berada di Dataran Tinggi diantara dua gunung, Gunung Welirang dan Gunung Penanggungan membuat Trawas memiliki udara yang sejuk dan pemandangan alam yang indah. Kecamatan Trawas masih termasuk wilayah Kabupaten Mojokerto dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pasuruan.

Dengan pemandangan alam yang bagus serta suasana khas pedesaan, Trawas menjadi tujuan berlibur atau sekedar berakhir pekan bagi orang yang tinggal di Perkotaan, tidak heran apabila kalian berkunjung ke Trawas melihat banyak Villa dan Hotel di kanan kiri jalan. 

Destinasi wisata yang berada di Trawas terbentuk karena faktor alam di antaranya yaitu: Air Terjun Dlundung di Desa Ketapanrame, Gunung Penanggungan. Sedangkan wisata buatan manusia yaitu: Petirtaan Jolotundo di Desa Seloliman, Taman Ghanjaran di Desa Ketapanrame, Wisata Edukasi Kampung Organik Brenjonk di Desa Penanggungan, Puthuk Soeko di Desa Sukosari, Wisata Edukasi PPLH Seloliman, Fresh Green dan Duyung Trawas Hill di Desa Duyung, dan masih banyak lagi.

Beberapa tahun terakhir wisata di Trawas berkembang sangat pesat dikarenakan adanya dorongan Pemkab Mojokerto yang ingin menjadikan Trawas sebagai salah satu Kawasan Wisata unggulan Kabupaten Mojokerto. 

Terlepas dari hal tersebut masyarakat Trawas juga mulai sadar tentang potensi wisata yang dimiliki Trawas. Sebagai buktinya, sekarang ini banyak berdiri cafe dengan berbagai konsep unik dan cantik yang mampu menarik banyak pengunjung dari kalangan muda mudi, antara lain: Gartenhutte Kaffe Und Aussicht di Desa Selotapak, Alas Trawas di Desa Trawas, Jungle Cafe di Desa Belik, Pendopo Asri di Desa Ketapanrame, Tjingkir Songo di Desa Kedungudi, Sawah Bar Cafe di Desa Tamiajeng, dan masih banyak lagi.

Dengan semakin terkenalnya Trawas sebagai tujuan wisata dan banyak wisatawan yang berlibur di Trawas diharapkan mampu memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat Trawas. Namun tidak dapat dipungkiri muncul juga dampak negatif seperti meningkatnya jumlah sampah. 

Akhir kata, Jadi jika kalian berkunjung ke Trawas mari kita bersama-sama menjaganya biar Trawas tetap asri dan ramah bagi semua. 

Posting Komentar untuk "Trawas, Mojokerto"